Kepemimpinan Transaksional: Definisi, Ciri-ciri, Contoh Nyata

Kepemimpinan transaksional adalah suatu pendekatan dalam memimpin dan mengelola tim atau organisasi dengan fokus pada penggunaan insentif dan penghargaan. Gaya kepemimpinan ini menetapkan harapan kinerja yang jelas dan memberikan penghargaan sesuai dengan pencapaian target. Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang kepemimpinan transaksional, termasuk definisi, ciri-ciri, serta bagaimana pemimpin transaksional memotivasi anggota tim untuk mencapai tujuan organisasi.

Definisi Kepemimpinan Transaksional

definisi kepemimpinan transaksional

Kepemimpinan transaksional adalah gaya kepemimpinan di mana pemimpin dan anggota tim melakukan transaksi atau pertukaran berbasis insentif. Pemimpin menetapkan ekspektasi yang jelas mengenai kinerja dan tugas yang harus diselesaikan oleh anggota tim. Kemudian, anggota tim akan mendapat penghargaan atau insentif tertentu ketika mencapai atau melebihi target.

Baca juga: Kepemimpinan Situasional: Jenis, Manfaat, Tantangan

Ciri-ciri Kepemimpinan Transaksional

ciri kepemimpinan transaksional

Ciri-ciri Kepemimpinan Transaksional adalah sebagai berikut

Sistem Penghargaan dan Hukuman

Pemimpin transaksional menggunakan sistem penghargaan dan hukuman sebagai instrumen utama dalam memotivasi anggota tim. Penghargaan berupa bonus, promosi, atau bentuk pengakuan lainnya sebagai imbalan atas pencapaian kinerja yang baik, sementara hukuman, seperti teguran atau penurunan hak istimewa, berlakuk jika anggota tim tidak mencapai target atau melanggar aturan.

Keterikatan Kontrakual

Hubungan antara pemimpin dan anggota tim cenderung bersifat kontrakual. Para anggota tim sepakat untuk mencapai tujuan tertentu dalam pertukaran untuk mendapatkan insentif. Ini menciptakan tanggung jawab yang jelas dan kesepakatan mengenai harapan dari kedua belah pihak.

Perencanaan dan Pengawasan

Pemimpin transaksional sangat memperhatikan perencanaan dan pengawasan. Mereka menyusun tujuan dan target yang spesifik, serta mengawasi kemajuan anggota tim secara teratur. Jika ada masalah atau ketidaksesuaian dengan target, pemimpin akan melakukan tindakan perbaikan atau memberikan dorongan tambahan.

Orientasi Hasil

Kepemimpinan transaksional memiliki orientasi kuat pada pencapaian hasil. Mereka mengutamakan produktivitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan organisasi. Hal ini sering diterapkan dalam lingkungan bisnis dan industri di mana hasil yang terukur dan kinerja yang konsisten sangat penting.

Stabilitas dan Prediktabilitas

Gaya kepemimpinan ini cenderung menciptakan stabilitas dan prediktabilitas dalam lingkungan kerja. Anggota tim tahu apa yang diharapkan dari mereka dan imbalan apa yang akan mereka terima jika mencapai target. Ini dapat memberikan rasa keamanan dan keyakinan bagi anggota tim.

Motivasi dalam Kepemimpinan Transaksional

Motivasi dalam kepemimpinan transaksional didorong oleh sistem insentif yang terstruktur. Anggota tim memiliki dorongan intrinsik dan ekstrinsik untuk mencapai target kinerja dari pemimpin. Dorongan intrinsik berasal dari kepuasan pribadi dalam mencapai target dan tugas-tugas. Sementara dorongan ekstrinsik datang dari imbalan berupa bonus atau pengakuan dari pemimpin sebagai respons atas pencapaian kinerja yang baik.

Pemimpin transaksional juga dapat menggunakan teknik motivasi lainnya, seperti memberikan umpan balik positif atas pencapaian, mengakui usaha keras dari anggota tim, dan menciptakan lingkungan kerja yang kompetitif.

Baca juga: Jurusan Ilmu Gizi: Info Kuliah dan Prospek Kerja

Contoh Kepemimpinan Transaksional

contoh kepemimpinan transaksional

Contoh kepemimpinan transaksional banyak terjadi dalam berbagai bidang, dari dunia bisnis hingga sektor pemerintahan. Gaya kepemimpinan ini menonjol karena fokusnya pada pemberian insentif dan penghargaan untuk mencapai tujuan. Berikut adalah beberapa contoh nyata dari kepemimpinan transaksional.

Jeff Bezos

Sebagai pendiri dan mantan CEO Amazon, Jeff Bezos terkenal dengan gaya kepemimpinannya yang transaksional. Dalam hal ini, dia menetapkan standar kinerja yang tinggi dan mengukur kemajuan tim berdasarkan target yang terukur. Bezos juga memperkenalkan sistem penghargaan bagi karyawan yang berhasil mencapai atau melampaui target, termasuk bonus dan kesempatan karir yang lebih baik.

Lee Kun-hee

Mantan Ketua Samsung Group, Lee Kun-hee, adalah contoh pemimpin transaksional dalam industri teknologi. Ia dikenal karena memberlakukan sistem penghargaan yang ketat untuk karyawan yang berhasil mencapai target penjualan dan kinerja. Pendekatannya yang berorientasi hasil membantu Samsung menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia.

Mary Barra

Sebagai CEO General Motors, Mary Barra mempraktikkan kepemimpinan transaksional dengan mengutamakan hasil dan kinerja yang terukur. Ia memberlakukan sistem insentif bagi para karyawan yang berkontribusi pada keuntungan perusahaan dan pencapaian target bisnis lainnya.

Kesimpulan

Kepemimpinan transaksional adalah pendekatan yang berfokus pada penggunaan insentif dan penghargaan untuk memotivasi anggota tim mencapai tujuan organisasi. Dengan menggunakan sistem penghargaan dan hukuman, pemimpin transaksional menciptakan keterikatan kontrakual dengan anggota tim untuk mencapai hasil yang sesuai harapan. Gaya kepemimpinan ini dapat efektif dalam mencapai tujuan organisasi yang spesifik dan meningkatkan produktivitas anggota tim.

Temukan karirmu yang sempurna di reqrut.id! Platform inovatif perekrutan terpercaya yang menyediakan kesempatan bagi pencari kerja dan perusahaan untuk terhubung dengan mudah. Unggah CV-mu, jelajahi peluang karir terbaru, dan temukan kandidat berkualitas tinggi dengan mudah. Bergabunglah sekarang dan mulailah langkahmu menuju kesuksesan karir!

Baca juga: Kepemimpinan Tim: Peran, Tindakan Eksternal dan Internal

Lutfiana Arianty